HUBUNGAN SIMULASI DAN PEMODELAN DALAM SEBUAH SISTEM Oleh Muhammad Nur Alvian
Contoh Devinisi Sistem
Sebagai contoh: Jika seseorang ingin mempelajari sebuah bank, untuk menentukan jumlah kebutuhan teller untuk menyediakan kecukupan pelayanan terhadap nasabah, sistem dapat didefinisikan bagian yang konsisten dari bank untuk teller dan penantian nasabah yang akan dilayani. Jika, dengan kata lain, staf loan/kredit dan pengamanan kotak deposit dimasukkan, definisi sistem harus diperluas dengan cara yang jelas. Kita mendefinisikan pernyataan sebuah sistem bahwa pengumpulan variabel-variabel penting untuk menjelaskan sistem di waktu tertentu, relatif pada objektivitas yang dipelajari. Dalam pelayanan bank, contoh-contoh pada pernyataan variabel yang mungkin adalah jumlah teller yang sibuk, jumlah nasabah dalam bank dan waktu kedatangan masing-masing nasabah dalam bank.
- Entitas merupakan obyek dalam sistem. Contoh, customers pada suatu bank.
- Atribut merupakan suatu sifat dari suatu entitas. Contoh, pengecekan neraca rekening customer.
- Aktivitas merepresentasikan suatu periode waktu dangan lama tertentu (speci…ed length). Periode waktu sangat penting karena biasanya simulasi menyertakan besaran waktu. Contoh deposito uang ke rekening pada waktu dan tanggal tertentu.
- Keadaan sistem dide…nisikan sebagai kumpulan varibel-variabel yang diperlukan untuk menggambarkan sistem kapanpun, relatif terhadap obyektif dari studi. Contoh, jumlah teller yang sibuk, jumlah customer yang menunggu dibaris antrian.
- Peristiwa didefinisikan sebagai kejadian sesaat yang dapat mengubah keadaan sistem. Contoh, kedatangan customer, pejumlahan jumlah teller, keberangkatan customer.
- Kategori SistemSistim Diskrit: variabel-variabel keadaan hanya berubah pada set titik waktu yang diskrit.
- Contoh: jumlah customer yang menunggu diantrian
- Sistem Kotinyu: variabel-variabel berubah secara kontinyu menurut waktu.
- Contoh: arus listrik
- Model Simulasi Statik vs.
- Dinamik Model Simulasi Deterministik vs.
- Stokastik Model Simulasi Kontinyu vs. Diskrit
- Statik vs. DinamikModel statik: representasi sistem pada waktu tertentu. Waktu tidak berperan di sini.
- Contoh: model Monte Carlo.
- Model dinamik: merepresentasikan sistem dalam perubahannya terhadap waktu.
- Contoh: sistem conveyor di pabrik.
- Deterministik vs. StokastikModel deterministik: tidak memiliki komponen probabilistik (random).
- Model stokastik: memiliki komponen input random, dan menghasilkan output yang random pula.
- Model kontinyu: status berubah secara kontinu terhadap waktu, mis. gerakan pesawat terbang.
- Model diskrit: status berubah secara instan pada titik-titik waktu yang terpisah, mis. jumlah customer di bank.
- Pemodelan sistim dimana variabel keadaan berubah pada set waktu yang diskrit.
- Metode: numerik (bukan analitik)
- Analitik: alasan deduktif secara matematis; akurat
- Numerik: prosedur komputasional; aproksimasi
- Model simulasi di-run (bukan diselesaikan (solved)).
- Observasi sistem riil, entitas, interaksi
- Asumsi model
- Pengumpulan data
- Analisis dan estimasi kinerja sistem
Komentar
Posting Komentar